Populer Mencegah Tanda Penuaan Dini, Retinol untuk Apa?

Retinol untuk Apa

Memasuki usia 30 tahun, elastisitas kulit akan berkurang. Akibatnya, kalau tidak diantisipasi, tanda-tanda penuaan dini pun terlihat lebih awal. Dari banyak kandungan skincare, retinol muncul sebagai salah satu kandungan yang mampu mencegah tanda-tanda penuaan dini. Kenapa bisa begitu, ya? Sebelum bahas lebih lanjut, sudah tahu belum retinol untuk apa? Kalau belum, simak pembahasannya.

 

Retinol untuk Apa? Kenali Seluk-beluknya

Dilansir dari laman Harvard Medical School via Hellosehat, retinol merupakan zat yang dibuat dari vitamin A, yang dikenal mampu memperlambat tanda-tanda penuaan dini. Tidak hanya itu, retinol juga mempercepat proses pembaruan sel kulit mati dan memperhalus tekstur kulit.

Meski demikian, vitamin A memiliki efek samping yang kurang cocok bagi kulit sensitif jika digunakan tidak sesuai aturan. Beberapa efek samping yang bisa timbul:

 

  • kulit kering dan iritasi
  • perubahan warna kulit
  • kulit lebih sensitif terhadap sinar matahari
  • kulit memerah, bengkak, melepuh, atau keras.

 

Hasil penelitian akhirnya mendapatkan senyawa turunan vitamin A yang lebih aman bagi kulit wajah, yakni retinoid.

Retinoid sendiri memiliki beberapa tingkatan, mulai dari yang paling lembut sampai yang cukup keras. Didapatlah retinol, retinoid yang kadarnya cukup lembut, dan dapat digunakan sebagai bahan aktif produk skincare.

Setelah tahu retinol untuk apa, selanjutnya kamu mungkin bertanya-tanya, “Kalau begitu, sudah aman belum ya kalau retinol digunakan setiap hari?” Jawabannya: tunggu dulu.

Untuk produk-produk yang mengandung bahan anti-aging yang cukup kuat seperti retinol, kamu perlu hati-hati banget. Tapi, tenang saja, bukan berarti kamu nggak bisa menjaga kekencangan kulit wajah dengan retinol.

Bagi kamu yang ingin merasakan sendiri fungsi retinol untuk apa, tapi masih ragu, berikut tips aman penggunaannya.

 

1. Gunakan secara bertahap

 

Untuk melihat toleransi kulit wajahmu, sebaiknya gunakan retinol secara bertahap. Jangan langsung tiap hari. Mulailah dengan, misalnya, dua kali seminggu. Kalau tidak ada reaksi seperti iritasi, minggu berikutnya bisa ditingkatkan jadi tiga kali seminggu, dan seterusnya.

 

2. Mulai dari kandungan retinol terendah

 

Sebaiknya pilih produk skincare yang mengandung retinol di bawah 1% alias sangat rendah. Gunanya, sama seperti poin satu. Kalau kulitmu tidak memperlihatkan reaksi, boleh tingkatkan ke produk yang mengandung retinol lebih tinggi. Namun, ingat: lakukan secara bertahap.

 

3. Aplikasikan setelah pelembap

 

Karena dapat menyebabkan kulit kering, aplikasikan retinol pada tahap kedua atau ketiga dalam skincare routine kamu. Teknik ini disebut juga teknik sandwich. Pertama, gunakan pelembap, lalu tunggu hingga menyerap. Setelah itu, gunakan retinol dan pelembap lagi.

 

4. Hindari penggunaan retinol bersama produk eksfoliasi

 

Produk yang berfungsi mengangkat sel-sel kulit mati dan meremajakan kulit, seperti alpha hydroxy acid (AHA) dan beta hydroxy acid (BHA), merupakan kandungan yang mirip dengan retinol. Oleh karena itu, jangan digunakan bersamaan supaya kulitmu tidak iritasi dan meradang. Begitu juga kandungan benzoil peroksida. Lebih baik, gunakan ketiga produk ini secara bergantian di waktu yang berbeda. Misalnya, minggu ini kamu menggunakan retinol, minggu depan gantian pakai produk AHA/BHA, dan seterusnya.

 

5. Gunakan pada malam hari saja

 

Retinol untuk penggunaan sehari-hari sebaiknya pada malam hari. Pasalnya, retinol membuat kulit terluar lebih tipis dan rentan. Hindari panas-panasan terutama antara pukul 10:00 dan 14:00 siang saat menggunakan serum retinol. Kalau mau ke luar rumah di siang hari, gunakan juga sunscreen minimal SPF 30 atau lebih tinggi.

 

6. Gunakan secukupnya saja

 

Aturan ini penting terutama kalau kamu baru pertama kali mencoba retinol atau berkulit sensitif. Gunakan sedikit saja dalam frekuensi yang tidak terlalu sering (lihat poin 1 dan 2). Lihat reaksi kulitmu dalam beberapa minggu kedepan.

Sudah nggak bertanya-tanya lagi kan, penggunaan retinol untuk apa? Semoga menjawab pertanyaan kamu ya!

Meta-description: Retinol punya manfaat lebih dari sekadar merawat kulit. Ketahui manfaat retinol untuk apa bagi elastisitas kulit di sini. Simak juga cara aman penggunaannya.

Meta-description: Retinol punya manfaat lebih dari sekadar merawat kulit. Ketahui manfaat retinol untuk apa bagi elastisitas kulit di sini. Simak juga cara aman penggunaannya.

 

Posted in KecantikanLifeStyle

Tags - Retinol untuk Apa